Tuesday, May 15, 2012

Cara Mengatasi Anak Yang Malas Mengerjakan PR

Tanya: Putra saya, Leon (6,5), duduk di kelas 1 SD. Dia sering tidak mengerjakan PR. Kalau ditanya, bilang tidak ada. Tapi saya telepon gurunya, ternyata ada. Jadi saya harus selalu mengecek setiap hari. Sekarang ini setiap kali selesai membuat tugas, dia kasih nilai sendiri. Saya bilang, nanti gurunya yang menilai, tapi dia tidak mau. Kadang sikapnya bikin kesal, kok sikapnya seperti itu. Solusinya bagaimana ya?

Jawab:
Shanty, siapakah yang mengawasi Leon sehari-hari? Apakah Shanty bekerja sehingga tidak bisa memantau kegiatan Leon sepulang sekolah? Anak dengan tipe seperti Leon belum bisa dibiarkan untuk bertanggung jawab terhadap tugasnya. Ada beberapa anak yang langsung mengerjakan tugasnya sepulang sekolah tanpa disuruh, namun tidak berarti semua anak harus demikian.

Agar komunikasi antara Shanty dan Leon tidak memburuk, sebaiknya mintalah bantuan guru untuk menandatangani agenda sekolah sehingga Leon tidak bisa berkelit dari kewajibannya. Tetapkan aturan bahwa sepulang sekolah Leon boleh istirahat dan bermain, tapi pada jam tertentu dia diwajibkan mengerjakan tugasnya.

Ketika tiba saatnya Leon harus mengerjakan tugas sekolah, maka Shanty tinggal mematikan TV, memintanya mengambil buku dan mengerjakan PR. Hindari memanggil anak dari jarak jauh sebab peringatan Shanty kemungkinan besar tidak digubris sehingga akan menimbulkan kemarahan pada kedua belah pihak.

Ada hal paling mendasar yang perlu dicari tahu. Mengapa Leon tidak disiplin dalam mengerjakan tugas sekolah, apakah sejak kecil dia terlalu bebas melakukan apa saja yang dia mau? Ataukan pelajaran terlalu sulit buat dia, atau ketika kecil Leon memiliki pengalaman belajar yang tidak menyenangkan sehingga sampai sekarang dia menolak belajar?

Shanty perlu mengingat dan menelaah kembali kenapa sampai Leon tidak mau belajar. Tanyakan pada guru, tingkah laku Leon di dalam kelas, apakah dia patuh mengikuti perintah guru atau tidak.

Perlu diingat, pengalaman belajar yang pertama kali harus menyenangkan untuk anak dan sejak kecil anak perlu belajar disiplin serta mengendalikan diri. Dia perlu dilatih dan tahu kapan saatnya boleh bebas bergerak dan kapan saatnya perlu duduk tenang dan fokus ketika melakukan suatu kejadian. Seharusnya Leon masih bisa dibantu dengan penanganan yang tepat.

No comments:

Post a Comment